
Tangsel, toBagoes.com – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, awal bulan agustus akan berkunjung ke Kejaksaan Tinggi Bengkulu. Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan penghargaan atas langkah cepat dan berani Kejati Bengkulu dalam menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan batu bara.
Rahmad Sukendar menegaskan bahwa keberanian Kejati Bengkulu harus menjadi contoh nasional dalam penegakan hukum. Menurutnya, masih banyak kejaksaan di daerah lain yang justru mandek saat menerima laporan masyarakat.
“Kejati Bengkulu menunjukkan keberanian luar biasa. Mereka tidak tinggal diam, tapi langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan kami. Ini bukti nyata bahwa masih ada aparat penegak hukum yang berdiri untuk rakyat dan hukum, bukan untuk kepentingan kelompok tertentu,” ujar Rahmad.
Ia menilai penanganan kasus korupsi batu bara ini menjadi bukti bahwa Kejati Bengkulu memiliki komitmen tinggi dalam menjaga aset negara dari praktik mafia yang selama ini merajalela.
“Kasus di sektor batu bara seringkali jadi lahan bancakan para mafia dan oknum pejabat. Ketika ada kejaksaan yang berani membongkar, itu harus kita dukung total. Karena keberanian itu langka,” katanya. Selasa (29/7). Dalam jumpa pers, di kantor BPI KPNPARI, Tangsel.
Rahmad menegaskan bahwa BPI KPNPA RI akan terus mengawal proses hukum yang sedang berjalan agar tidak terjadi intervensi ataupun upaya pembungkaman dari pihak manapun.
“Kami siap kawal hingga tuntas. Jangan beri ruang sedikit pun untuk intervensi. Hukum harus berdiri tegak tanpa pandang bulu. Kejati Bengkulu harus dijadikan role model oleh seluruh kejaksaan tinggi di Indonesia,” tegasnya.
Penghargaan dari BPI KPNPA RI akan diserahkan langsung kepada pimpinan Kejati Bengkulu sebagai bentuk penghormatan atas integritas dan dedikasi dalam menjalankan tugas penegakan hukum.






