spot_img

Banyak yang Meragukan, Padahal Penangkapan Hacker Bjorka Sulut atas Laporan Salah Satu Bank di Polda Metro Jaya: Ini Kronologi Pelacakan Lokasi Pelaku

MINAHASA – SULUT, / TOBAGOES.COM. – Penangkapan Hacker Bjorka dilalui proses panjang. Tim Cyber Polda Metro Jaya ikut meminta bantuan Tim Resmob Polda Sulut, untuk meringkus WFT (22), warga Lawangirung, Wenang, Kota Manado di wilayah Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

 

Penangkapan WFT muncul pro dan kontra di antara netizen. Banyak yang meragukan WFT adalah sosok Hacker Bjorka. Padahal, informasi dirangkum Media Tobagoes.com, penyelidikan berlangsung kurang lebih enam bulan sejak ada laporan polisi di Polda Metro Jaya pada 16 April 2025 terkait dugaan pencurian data nasabah salah satu bank.

POL2

Bank tersebut melapor karena akun @bjorkanesiaa yang dikendalikan Penangkapan WFT, menampilkan data 4,9 juta nasabah mereka serta mengirimkan pesan bernada ancaman pemerasan.

BACA JUGA  Cuaca Kaltim Jumat 31 Oktober 2025: Balikpapan dan Samarinda Berpotensi Hujan Petir

Penyelidikan pun bergulir. Tepat bulan September, polisi berhasil melacak posisi Hacker Bjorka. Penyidik Polda Metro Jaya langsung terbang ke Sulut, diback up Tim Resmob Polda Sulut bergerak ke wilayah Minahasa.

 

Meski sudah berada di wilayah Minahasa, posisi pasti Hacker Bjorka sempat sulit dilacak, hingga pada akhirnya WFT berhasil dibekuk penyidik Cyber Polda Metro Jaya dan Resmob Polda Sulut pada tanggal 23 September di Desa Totolan, Kecamatan Kakas Barat, Minahasa.

BACA JUGA  Kebijakan Bersejarah! Mantan Wamenlu: GCI Akan Bawa Manfaat Ekonomi bagi Indonesia

Kini Hacker Bjorka telah dibawa petugas ke Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

POL3

Pelaku kita ini bermain di dark web tersebut, di mana di dark web tersebut yang bersangkutan sudah mulai mengeksplore sejak tahun 2020,” ungkap Wakil Direktur Siber Direktorat Siber Polda Metro Jaya AKBP Fian Yunus kepada wartawan, Kamis (2/10/2025)

BACA JUGA  Rahmad Sukendar: Langkah Humanis Kapolda Banten Harus Jadi Role Model Nasional

Yang bersangkutan ini bukan ahli IT. Jadi hanya orang yang tidak lulus SMK. Namun sehari-hari secara otodidak dia selalu mempelajari IT dan melalui komunitas-komunitas media sosial,” ungkapnya. ( MH)

Editor : Melida Sianipar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img