Papua / tobagoes.com – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Papua menggagalkan upaya penyelundupan besar narkotika jenis ganja asal Papua Nugini (PNG) yang hendak diselundupkan ke wilayah Jayapura melalui jalur laut, Selasa (21/10/2025) malam.
Pengungkapan kasus lintas negara ini bermula dari laporan masyarakat tentang adanya pergerakan mencurigakan di perairan Skouw yang berbatasan langsung dengan Papua Nugini.
Tim Opsnal Subdit Gakkum Ditpolairud segera bergerak cepat menindaklanjuti informasi tersebut.
“Sekitar pukul 22.20 WIT, kami menerima informasi adanya aktivitas penyelundupan narkotika dari arah perbatasan PNG menuju Jayapura. Tim langsung melakukan penyelidikan,” ujar PS Kanit I Opsnal Intelair Ditpolairud Polda Papua, Ipda Jarwadi, Rabu (22/10/2025).
Dengan menggunakan Kapal Taktikal 01 Polairud, tim bergerak menuju perairan Holtekam, Kota Jayapura.
Sekitar pukul 00.05 WIT, petugas mendapati satu unit longboat mencurigakan melintas dari arah perbatasan PNG ke wilayah Indonesia.
Saat hendak diperiksa, enam orang di atas kapal panik dan berusaha kabur. Empat di antaranya bahkan nekat melompat ke laut untuk menghindari kejaran petugas.
“Petugas langsung melakukan pengejaran dan penyelamatan. Seluruh enam pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti ganja dalam jumlah besar,” ungkap Jarwadi.
Dari hasil pemeriksaan awal, keenam pelaku diketahui berinisial EW, JM (35), TN (33), MR (26), PI (19), dan DM (25).
Empat di antaranya merupakan warga negara Papua Nugini, sedangkan dua lainnya berasal dari Jayapura.
Petugas menyita puluhan bal ganja kering yang dikemas rapi dalam karung, plastik bening, tas ransel, dan kardus.
Selain itu, ditemukan pula lebih dari 100 bungkus kecil ganja siap edar yang diduga akan diedarkan di wilayah Jayapura.
“Modus yang mereka gunakan adalah sistem barter. Ganja ditukar dengan sepeda motor dan barang elektronik hasil tindak pidana dari wilayah Indonesia,” jelas Jarwadi.
Seluruh tersangka dan barang bukti kini dibawa ke Mako Ditpolairud Polda Papua untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Polisi menduga kuat penyelundupan ini dikendalikan oleh jaringan sindikat narkotika lintas batas internasional yang beroperasi di wilayah perbatasan Indonesia-Papua Nugini.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, membenarkan penangkapan tersebut dan memberikan apresiasi atas kesigapan tim di lapangan.
“Penindakan ini merupakan bukti keseriusan Polri, khususnya Ditpolairud Polda Papua, dalam memberantas jaringan narkotika lintas negara,” ujarnya.
Cahyo menegaskan, pihaknya akan terus memperketat pengawasan di jalur laut dan perbatasan Indonesia-Papua Nugini guna menekan peredaran narkotika lintas negara.
“Kami mengimbau masyarakat agar turut aktif memberikan informasi jika mengetahui aktivitas mencurigakan di wilayah perairan,” tambahnya.
Editor:Melida S




