spot_img

Bayi Baru Lahir Nyaris Dijual Rp25 Juta, Polisi Gagalkan Aksi Keji di Palembang

Palembang, tobagoes.com–Polisi membongkar praktik jual beli bayi baru lahir yang dilakukan melalui media sosial di Palembang, Sumatera Selatan. Empat orang pelaku ditangkap dalam operasi yang digelar di RSUD Bari Palembang,

Dalam pengungkapan ini, salah satu pelaku berinisial Yudi, yang merupakan ayah kandung bayi baru lahir, nekat menjual anaknya sendiri dengan alasan terhimpit ekonomi. Bayi malang itu rencananya akan dijual seharga Rp25 juta.

“Para pelaku ditangkap saat tengah berada di rumah sakit. Mereka sudah mengatur proses penjualan bayi baru lahir kepada calon pembeli,” ungkap salah satu penyidik Polda Sumsel, Kamis (24/10/2025).

Yudi, warga Bekasi, Jawa Barat, mengaku hanya memberi tahu istrinya bahwa bayi mereka akan diadopsi. Namun, di balik itu, ia menjalin komunikasi intens dengan Riska, pelaku lain yang berperan sebagai perantara dan pengatur transaksi.

Riska diketahui aktif mencari orang tua yang bersedia menjual bayi, sekaligus mengatur biaya dan tempat persalinan. Selain itu, ada sepasang suami istri lain yang membantu mencari calon pembeli bayi.

Menurut hasil penyelidikan, dari total uang Rp25 juta yang disepakati, orang tua bayi hanya akan menerima Rp8 juta, sementara sisanya dibagi di antara para pelaku lainnya.

Kini, keempat pelaku telah diamankan di Polda Sumatera Selatan dan masih menjalani pemeriksaan intensif.

Sementara itu, bayi beserta sang ibu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan mendapat pendampingan dari pihak kepolisian.

“Kami memastikan bayi dalam kondisi sehat dan akan mendapat perlindungan negara,” tambah polisi.

Kasus ini menambah panjang daftar kejahatan perdagangan bayi di Indonesia yang kini marak dilakukan lewat media sosial. Polisi berkomitmen untuk menindak tegas jaringan pelaku yang memperdagangkan manusia, khususnya bayi dan anak-anak.

BACA JUGA  Korban Tewas KMP Tunu Pratama Jaya Bertambah, Total Jadi 7 Orang

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img