Jakarta, tobagoes.com — Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini menjadi momentum penting bagi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul, sehat, berpendidikan, dan berintegritas sebagai pondasi menuju Indonesia maju dan berdaulat.
Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah, Hariqo Wibawa Satria, mengatakan bahwa sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo, seluruh kebijakan pemerintah diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat karakter bangsa, serta menyiapkan generasi emas 2045.
“Sejak awal kepemimpinan Presiden Prabowo, seluruh kebijakan diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat karakter bangsa, dan menyiapkan generasi emas 2045,” ujar Hariqo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/10/2025).
Ia menegaskan, berbagai program prioritas nasional yang dijalankan saat ini mencerminkan keberpihakan nyata kepada rakyat. Salah satunya adalah program cek kesehatan gratis yang telah menjangkau lebih dari 45 juta masyarakat Indonesia.
Selain itu, program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga disebut telah dirasakan manfaatnya oleh 37 juta penerima, sekaligus melahirkan 625 ribu tenaga kerja baru di berbagai sektor pendukung.
Pemerintah juga terus melakukan revitalisasi sekolah secara masif—terbesar sepanjang era reformasi. Pada tahun 2025, Presiden Prabowo mengucurkan anggaran Rp16,9 triliun untuk perbaikan sekitar 16 ribu sekolah, di mana 14 ribu di antaranya telah selesai direvitalisasi.
Program ini tak hanya memperbaiki sarana pendidikan, tetapi juga menciptakan 400 ribu lapangan kerja baru, memberikan dampak ganda bagi sektor pendidikan dan ekonomi daerah.
Untuk tahun 2026, pemerintah menyiapkan anggaran lebih besar, yakni Rp22,5 triliun untuk revitalisasi sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia.
Senada dengan itu, tokoh muda Papua, Billy Mambrasar, mengapresiasi perhatian Presiden Prabowo terhadap generasi muda dan masyarakat daerah.
“Program-program Presiden Prabowo bukan hanya kebijakan teknis, tetapi bentuk nyata pembangunan manusia Indonesia. Pemuda kini punya ruang luas untuk berkarya, berinovasi, dan ikut membangun bangsa,” ujar Billy.
Billy menambahkan, semangat Sumpah Pemuda harus dihidupkan dalam tindakan nyata. Pemuda harus berani mengambil peluang, berkontribusi, dan menjadi bagian dari perubahan besar menuju masa depan bangsa.
“Kita punya kesempatan yang sama untuk mengantar Indonesia menuju masa depan yang gemilang,” pungkasnya.




