spot_img

Menteri Kehutanan Ungkap: Prabowo Siapkan Dana Jumbo Selamatkan Hutan Dunia!

JAKARTA, tobagoes.com – Pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesiapan untuk berinvestasi hingga USD1 miliar (sekitar Rp16 triliun) dalam upaya melindungi hutan tropis dunia melalui program Tropical Forest Forever Facility (TFFF).

Hal itu disampaikan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni usai menghadiri Climate Summit di Belem, Brasil, beberapa waktu lalu. Ia menyebut bahwa langkah ini menunjukkan komitmen nyata Indonesia terhadap pelestarian hutan tropis dan pengendalian krisis iklim global.

“Indonesia tidak hanya bergabung dalam inisiatif TFFF, tetapi juga siap berinvestasi sebesar USD1 miliar dengan kontribusi yang setara seperti Brasil,” ujar Raja Juli,  (8/11/2025).

TFFF merupakan mekanisme keuangan internasional yang digagas oleh Pemerintah Brasil untuk mendukung pelestarian dan pemanfaatan hutan tropis berkelanjutan. Selain Indonesia, sejumlah negara lain seperti Malaysia dan Ghana juga telah menyatakan dukungan terhadap inisiatif tersebut.

Dalam Climate Summit di Belem yang digelar pada Kamis (6/11), Prabowo mengutus Utusan Khusus Presiden Bidang Perubahan Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, untuk mewakili Indonesia.

Raja Juli menegaskan bahwa sebagai salah satu pemilik hutan tropis terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga keseimbangan iklim global.

Menurut Raja Juli, Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap berpegang teguh pada Paris Agreement dan norma-norma internasional dalam menghadapi perubahan iklim secara kolektif dan berkeadilan.

“Indonesia tidak hanya bergabung dengan TFFF, tetapi juga siap ikut berkontribusi dengan jumlah investasi yang sama besar dengan Brasil,” tegasnya.

Langkah ini juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin kawasan dalam diplomasi lingkungan global, serta membuktikan keseriusan pemerintah dalam mendukung ekonomi hijau, transisi energi bersih, dan keberlanjutan ekosistem hutan.

BACA JUGA  Rahmad Sukendar Pertanyakan APH: Proyek Fiktif di Lingga Tak Tersentuh, Ada Apa?

Dengan kontribusi besar ini, Indonesia diharapkan mampu menjadi role model negara tropis dalam pengelolaan hutan berkelanjutan. Pemerintah juga menargetkan agar investasi ini mampu mendorong transfer teknologi hijau, memperkuat mekanisme pembiayaan karbon, serta melibatkan masyarakat adat dan lokal dalam perlindungan hutan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img