Jakarta, Itobagoes.com – Pemerintah terus mengebut pembangunan 80.000 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai bagian dari penguatan ekonomi rakyat. Presiden Prabowo Subianto memerintahkan seluruh bangunan fisik gerai selesai paling lambat April 2026.
Instruksi tersebut disampaikan Presiden dalam Rapat Kabinet Paripurna pada 21 Oktober 2025, bertepatan dengan satu tahun pemerintahan Kabinet Merah Putih.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menjelaskan bahwa percepatan pembangunan ini merupakan komitmen Presiden untuk menghadirkan pusat ekonomi desa yang kuat dan modern.
“Beliau merencanakan, insya Allah tahun depan bulan Maret atau April sudah selesai seluruh bangunan fisik 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan siap beroperasi,” ujar Ferry dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Jakarta, Selasa (18/11/2025).
Ferry menegaskan bahwa percepatan pembangunan tidak hanya menyasar gerai utama, tetapi juga fasilitas pendukung seperti gudang, armada angkut, dan sarana logistik. Banyak desa dinilai belum memiliki infrastruktur memadai, sehingga penyediaan bangunan fisik menjadi fondasi pertama yang harus dirampungkan.
Selain memeratakan fasilitas, Prabowo mengarahkan agar Kopdes Merah Putih menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok sekaligus offtaker produk lokal. Melalui model ini, koperasi berperan membeli dan menyalurkan komoditas desa, mulai dari pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, perikanan, hingga produk kerajinan, kuliner, dan wisata.
Ferry menambahkan, kehadiran Kopdes Merah Putih tidak hanya menjadi tempat penjualan, tetapi juga lokomotif ekonomi desa yang mampu menjaga kepastian pasar bagi masyarakat. Keberadaan jaringan koperasi ini juga diharapkan menjadi kanal utama penyaluran program pemerintah pusat sehingga lebih tepat sasaran.
Dengan koperasi yang menjangkau seluruh desa dan kelurahan, distribusi bantuan, pembinaan usaha, hingga program ekonomi lainnya diyakini akan berjalan lebih efektif, cepat, dan terkoordinasi.



