Dua prajurit TNI Angkatan Darat yang terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan M Ilham Pradipta (MIP), kepala cabang pembantu sebuah bank di Jakarta Pusat, berasal dari satuan Kopassus.
Dua prajurit TNI Angkatan Darat yang terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan M Ilham Pradipta (MIP), kepala cabang pembantu sebuah bank di Jakarta Pusat, berasal dari satuan Kopassus.
toBagoes.com – Dua prajurit TNI Angkatan Darat yang terlibat dalam kasus penculikan dan pembunuhan M Ilham Pradipta (MIP), kepala cabang pembantu sebuah bank di Jakarta Pusat, berasal dari satuan Kopassus.

Dua prajurit TNI AD terlibat dalam kasus tersebut. Hal itu diungkapkan Danpomdam Jaya, Kolonel Cpm Donny Agus Priyanto, dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Selasa (16/9/2025).

“Satuan berasal dari Detasemen Markas di Kopassus,” ujar Donny.

Ia menambahkan, sebelum ditetapkan sebagai tersangka dua prajurit kopassus tersebut. Keduanya Serka N dan Kopda F sudah dalam pencarian karena mangkir dari dinas. “Mereka dalam status sedang dicari karena tidak hadir tanpa izin,” jelas Donny.

Kini, kedua prajurit tersebut telah diamankan dan ditangani Pomdam Jaya.

Sebelumnya, jasad Ilham ditemukan di area persawahan di Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, pada Kamis (21/8) pagi. Korban diculik sehari sebelumnya, Rabu (20/8), di parkiran pusat perbelanjaan kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menangkap 15 orang tersangka, termasuk seorang pengusaha bimbel online asal Jambi, Dwi Hartono, yang dikenal sebagai crazy rich Jambi.

Selain itu, dua prajurit TNI AD, yakni Serka N dan Kopda F, juga ditetapkan sebagai tersangka.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, menyebut motif penculikan dan pembunuhan tersebut berkaitan dengan rencana memindahkan dana dari rekening dormant ke rekening penampungan.

“Motif para pelaku yaitu berencana melakukan pemindahan uang dari rekening dormant ke rekening penampungan yang telah dipersiapkan,” ungkap Wira.

BACA JUGA  JPU Tuntut Hukuman Mati Untuk Tiromsi Sitanggang, Bunuh Suami Demi Asuransi