spot_img

Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jalani Operasi Kepala, Polisi Pastikan 96 Korban Tertangani

toBagoes.comPolisi memastikan kondisi terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pelaku bahkan telah menjalani operasi di bagian kepala akibat luka yang dialaminya.

“Luka di bagian kepala dan ada luka goresan. Iya, menjalani operasi pada bagian kepala,” ujar Budi kepada wartawan, Minggu (9/11/2025).

Budi menjelaskan, penjagaan ketat dilakukan tidak hanya terhadap terduga pelaku, tetapi juga terhadap para korban yang masih dirawat di sejumlah rumah sakit.

Langkah itu dilakukan untuk memastikan keamanan dan mencegah dampak lanjutan dari peristiwa ledakan tersebut.

“Pasti, bukan hanya pelaku, terhadap korban pun kita jaga. Karena kita berharap tidak terjadi fatalitas yang lebih berat,” kata Budi.

96 Korban, 67 Sudah Pulang

Menurut data terakhir yang dirilis Polda Metro Jaya, jumlah korban ledakan mencapai 96 orang.

Dari jumlah itu, 67 orang telah diperbolehkan pulang, sedangkan 29 orang lainnya masih dirawat di beberapa rumah sakit di Jakarta.

“Kami tekankan jumlah korban ledakan sebanyak 96 orang. Saat ini yang masih dirawat berjumlah 29 orang terdiri dari 14 orang di Rumah Sakit Islam Jakarta, 14 orang di Rumah Sakit Yarsi, dan 1 orang di Rumah Sakit Pertamina,” jelas Budi.

Pelaku Sadar dan Dalam Pemulihan

Kabid Humas menambahkan, kondisi terduga pelaku saat ini sudah sadar. Polisi kini fokus pada proses pemulihan fisik dan mental pelaku, yang disebut sebagai anak berhadapan dengan hukum (ABH).

“Disampaikan oleh Bapak Kapolri, memang salah satu yang diduga melakukan adalah anak berhadapan dengan hukum. Saat ini masih dalam perawatan dan kondisinya sudah sadar. Fokus kami adalah pemulihan,” tegas Budi.

BACA JUGA  BPI KPNPA RI Dukung Kota Mataram Jadi Percontohan Terbaik Nasional Program Anti-Korupsi

Polisi Fokus Pulihkan Kondisi Korban dan Pelaku

Polda Metro Jaya memastikan proses penyelidikan terus berjalan seiring dengan penanganan medis terhadap korban maupun terduga pelaku.

Polisi juga berkoordinasi dengan pihak sekolah dan rumah sakit untuk memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img