Hanya beberapa jam setelah demo besar di depan Kantor Bupati Pati berujung ricuh, DPRD Kabupaten Pati menggelar sidang paripurna mendadak dan sepakat membentuk Panitia Khusus  bentuk Pansus Hak Angket untuk memakzulkan Bupati Sudewo.
Hanya beberapa jam setelah demo besar di depan Kantor Bupati Pati berujung ricuh, DPRD Kabupaten Pati menggelar sidang paripurna mendadak dan sepakat membentuk Panitia Khusus  bentuk Pansus Hak Angket untuk memakzulkan Bupati Sudewo.

toBagoes.com – Hanya beberapa jam setelah demo besar di depan Kantor Bupati Pati berujung ricuh, DPRD Kabupaten Pati menggelar sidang paripurna mendadak dan sepakat membentuk Panitia Khusus  bentuk Pansus Hak Angket untuk memakzulkan Bupati Sudewo.

Sidang Bentuk Pansus yang berlangsung Rabu (13/8/2025) itu dihadiri seluruh fraksi, termasuk Gerindra partai pengusung Sudewo serta PDIP, PPP, PKB, PKS, Demokrat, dan Golkar.

Pimpinan DPRD Pati menegaskan, langkah ini diambil sebagai respons cepat atas keresahan publik.

BACA JUGA  Panglima TNI Agus Subiyanto Pimpin Langsung Sertijab, Resmikan Satuan Baru, dan Naikkan Pangkat 31 Pati

“Mencermati kondisi di masyarakat, menimbang banyak masyarakat yang terluka, maka sepakat mengambil hak angket dan pembentukan Pansus,” ujarnya, yang langsung disambut riuh tanda setuju dari anggota dewan.

Undangan sidang baru dibuat di hari yang sama, menunjukkan proses yang berlangsung kilat. Sekretaris Fraksi PDIP DPRD Pati, Danu Iksan, menegaskan pihaknya mengakomodasi aspirasi warga.

“Kami menerima aspirasi masyarakat untuk pemakzulan Bupati Sudewo,” tegasnya.

BACA JUGA  BNN Bawah Komando Suyudi Raih Apresiasi BPIKPNPA RI atas Pengungkapan Jaringan Narkoba

Keputusan ini muncul setelah demonstrasi ribuan massa berakhir dengan kaca kantor bupati pecah, gerbang roboh, dan mobil polisi dibakar.

Aparat menembakkan gas air mata dan mengerahkan water canon, sambil menyebut aksi telah disusupi kelompok anarko.

Hingga berita ini diturunkan, Bupati Sudewo belum memberikan tanggapan atas aksi massa maupun keputusan DPRD.