Laporan Mandek? Rahmad Sukendar Siap Bongkar Dugaan Korupsi di Jepara dan Kendal!

Jawa Tengah, tobagoes.com – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPIKPNPARI) melakukan roadshow ke sejumlah daerah di Jawa Tengah guna menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat terkait dugaan korupsi dan laporan hukum yang diduga mandek.

Ketua Umum BPIKPNPARI, Tubagus Rahmad Sukendar, mengungkapkan bahwa selama kunjungan tersebut pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat. Mayoritas laporan berkaitan dengan dugaan praktik korupsi di beberapa daerah, khususnya di Kabupaten Jepara dan Kabupaten Kendal.

BACA JUGA  Heboh Oli Palsu di Kalbar, BPM Desak Tangkap Cukong dan Oknum Penghalang Aparat

“Kasus dugaan korupsi di Kabupaten Jepara dan Kabupaten Kendal menjadi perhatian serius kami. BPIKPNPARI akan terus mengawal laporan masyarakat agar proses penegakan hukum berjalan transparan, profesional, dan tidak berhenti di tengah jalan,” tegas Rahmad Sukendar dalam keterangan tertulis, Senin (16/3/2026).

Rahmad mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat dirinya berencana menemui Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di Semarang. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas sejumlah laporan masyarakat yang dinilai mengalami stagnasi atau mandek dalam proses penanganannya.

BACA JUGA  Ketum BPI KPNPA RI: Kapolda Riau Harus Tegas, Jangan Ada Tebang Pilih Tangani Kebun Sawit Ilegal Termasuk Milik Oknum Anggota DPRD

Menurutnya, BPIKPNPARI saat ini tengah melengkapi data dan dokumen penting terkait dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Jepara.

Data tersebut nantinya akan diserahkan secara resmi kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah agar penanganan kasus dapat segera ditindaklanjuti secara serius dan transparan.

“Data dan bukti sedang kami lengkapi. Harapannya Kejati Jawa Tengah dapat segera bergerak mengungkap dugaan praktik korupsi berjamaah yang diduga terjadi di Kabupaten Jepara,” ujar Rahmad.

BACA JUGA  Ketum BPI KPNPA RI Menyoroti Tambang Emas Ilegal di Pasaman Barat

Selain menyoroti dugaan korupsi, Rahmad Sukendar juga menyampaikan bahwa pihaknya menerima ucapan terima kasih dari keluarga korban kasus pengeroyokan dan pemukulan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Bahkan, keluarga korban kasus pembunuhan di wilayah tersebut turut menyampaikan apresiasi kepada BPIKPNPARI yang ikut mengawal proses hukum hingga pelaku berhasil diungkap.

Rahmad pun memberikan apresiasi kepada Kapolda Jawa Tengah dan Wakapolda Jawa Tengah yang dinilai memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut.

BACA JUGA  Rahmad Sukendar Soroti Praktik Upeti di Tubuh Polri, Dorong Reformasi Total dan Pembubaran Kompolnas

“Alhamdulillah kami bersyukur karena Bapak Kapolda dan Wakapolda Jawa Tengah memberikan atensi khusus, sehingga jajaran Satreskrim Polresta Pati bergerak cepat mengungkap kasus pengeroyokan dan pembunuhan tersebut,” jelasnya.

Rahmad menegaskan bahwa BPIKPNPARI akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai pengawal aspirasi publik, terutama dalam kasus yang berkaitan dengan keadilan, penyalahgunaan kekuasaan, hingga dugaan korupsi.

BACA JUGA  Menkeu Purbaya Temukan Barang Impor Puluhan Juta Dicatat Cuma Rp100 Ribu!

Menurutnya, masyarakat membutuhkan lembaga independen yang berani mendorong transparansi dan penegakan hukum yang tegas.

“BPIKPNPARI berkomitmen menjadi jembatan bagi masyarakat yang mencari keadilan. Baik dalam kasus korupsi maupun persoalan hukum lainnya, kami akan terus mendorong penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berpihak kepada rakyat,” pungkas Tubagus Rahmad Sukendar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img