Jakarta, tobagoes.com – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Tb. Rahmad Sukendar, melakukan silaturahmi resmi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Pertemuan tersebut menjadi ajang penyampaian sejumlah amanat strategis dari unsur pemerintah pusat kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Tb. Rahmad Sukendar menyampaikan salam hormat dari Asisten Khusus Presiden Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam), Brigjen Pol Erwin Charara Rusmana, SH, MH. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena Brigjen Pol Erwin tidak dapat hadir langsung lantaran tengah mendampingi Penasihat Khusus Presiden Jenderal (Purn) Wiranto menerima kunjungan Kadin Republik Rakyat Tiongkok (RRC).
Rahmad Sukendar menjelaskan, kunjungan Kadin RRC tersebut bertujuan meminta kejelasan mengenai iklim ekonomi Indonesia dari sisi keamanan, sekaligus menjajaki dukungan strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas investasi.
Selain itu, Ketua Umum BPI KPNPA RI juga memohon dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap rencana Seminar Nasional Anti Korupsi yang akan digelar BPI KPNPA RI pada April 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.
Tak hanya soal pemberantasan korupsi, Tb. Rahmad Sukendar turut menyampaikan amanat dari Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Suyudi Ario Seto, terkait dukungan Pemprov DKI Jakarta terhadap Program Rumah Rehabilitasi Nasional DKI Jakarta serta Program Ikan Bersinar (Bersih Narkoba).
“Alhamdulillah, seluruh amanah yang kami sampaikan diterima dengan sangat serius oleh Gubernur DKI Jakarta. Beliau menyatakan siap mendukung dan membantu, serta akan menindaklanjutinya melalui penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub),” ujar Tb. Rahmad Sukendar.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Pramono Anung juga menyampaikan salam hormat kepada Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto dan Asisten Khusus Presiden Bidang Polhukam Brigjen Pol Erwin Charara Rusmana.
Lebih lanjut, Pramono Anung menyatakan kesiapannya untuk hadir langsung dalam Seminar Nasional BPI KPNPA RI pada April 2026 mendatang. Seminar tersebut akan mengangkat tema “Korupsi di Indonesia yang Semakin Menggurita.”
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal sinergi konkret antara BPI KPNPA RI, Pemprov DKI Jakarta, BNN, serta unsur pemerintah pusat dalam memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan penanggulangan narkoba di Indonesia.




