Semarang, tobagoes.com – Wali Kota Agustina Wilujeng meminta masyarakat tidak salah paham terkait masih beroperasinya mobil dinas berpelat merah selama libur Lebaran 2026.
Menurutnya, kendaraan dinas tetap digunakan karena sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) masih menjalankan tugas pelayanan publik, meski masyarakat tengah menikmati libur Hari Raya.
“Harus dipahami, ada ASN yang tetap bertugas di hari libur. Bahkan saat Lebaran, saya dan Wakil Wali Kota juga tetap bekerja sesuai jadwal,” ujar Agustina, Rabu (18/3/2026).
Agustina menegaskan, tidak semua ASN libur saat Lebaran. Sejumlah sektor vital seperti layanan kesehatan, penanganan darurat, dan pelayanan dasar lainnya tetap beroperasi demi menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Ia mencontohkan, dalam kondisi darurat seperti pasien sakit atau kejadian mendesak di lapangan, petugas kesehatan harus bergerak cepat menggunakan kendaraan dinas.
“Dokter dari puskesmas tentu membutuhkan mobil dinas agar bisa menjangkau lokasi dengan cepat. Ini soal keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Keberadaan mobil dinas di jalan saat libur Lebaran kerap menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat. Tak sedikit yang menilai penggunaan kendaraan negara rawan disalahgunakan untuk kepentingan pribadi.
Menanggapi hal itu, Agustina memastikan bahwa penggunaan mobil dinas tersebut murni untuk kepentingan tugas, bukan aktivitas pribadi.
Wali Kota juga menekankan pentingnya kepercayaan masyarakat terhadap integritas ASN dalam menggunakan fasilitas negara.
Pemerintah Kota Pemerintah Kota Semarang, kata dia, meyakini bahwa para pegawai menjalankan tugas sesuai aturan dan tanggung jawab.
“Kami percaya ASN menggunakan fasilitas ini sesuai kebutuhan tugas, bukan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya.
Agustina berharap masyarakat tidak terburu-buru menghakimi saat melihat mobil dinas tetap beroperasi selama libur Lebaran.
Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan semata-mata untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Kalau ada mobil dinas di jalan saat libur, mohon dimaklumi. Itu bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.



