TNI Diserang Pekerja Asing, Negara Dilecehkan? Presiden Prabowo Diminta Tak Diam!

JAKARTA, tobagoes.com – Kasus dugaan penyerangan terhadap lima anggota TNI  Batalyon Zeni Tempur 6/Satya Digdaya oleh belasan warga negara China (WN China) di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dinilai menyentuh wibawa negara dan perlu mendapat perhatian serius Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, menilai insiden tersebut tidak bisa dipandang sebagai perkara biasa karena melibatkan aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang merupakan simbol pertahanan negara.

“TNI adalah simbol pertahanan negara, sementara terduga pelaku adalah warga negara asing. Demi mempertahankan wibawa negara dan TNI, Presiden Prabowo harus bertindak,” kata Muslim (21/12/2025).

Menurut Muslim, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo harus bersikap tegas terhadap keberadaan warga negara China di Indonesia, terlebih jika mereka berstatus sebagai pekerja asing namun justru terlibat tindakan kriminal.

Ia menegaskan, sikap tegas diperlukan demi menjaga keamanan nasional dan kedaulatan negara. Pemerintah diminta tidak mengulangi kebijakan yang dinilai terlalu longgar terhadap tenaga kerja asing pada pemerintahan sebelumnya.

“Hal ini jika dibiarkan sangat membahayakan keamanan dan kedaulatan negara ini. Prabowo jangan diam hanya karena ingin menjaga hubungan dengan pemerintahan sebelumnya,” tegasnya.

Diketahui, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Ketapang telah mengamankan sebanyak 34 warga negara China pasca insiden penyerangan di Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang.

Insiden tersebut melibatkan sekitar 15 warga negara China yang diduga menyerang warga sipil dan lima anggota TNI. Para WN China itu diketahui bekerja di PT Sultan Rafli Mandiri (PT SRM).

Berdasarkan hasil penelusuran, dari 34 warga negara China yang diamankan, sebanyak 15 orang diketahui tidak lagi memiliki izin tinggal yang sah di Indonesia.

BACA JUGA  Rahmad Sukendar Road Show Desak Penuntasan Korupsi & Kejahatan Mandek Di Sumut 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img