Irjen Jawari Disambut Welcome Parade di Mapolda Sumbar, Estafet Komando dari Irjen Djati Wiyoto Abadhy Resmi Bergulir

POLDA SUMBAR, tobagoes.com –  Kamis, 8 Oktober 2026, Mapolda Sumbar di Kota Padang menjadi titik dimulainya babak baru kepemimpinan kepolisian di Sumatera Barat. Irjen Pol. Drs. Jawari, S.H., M.H., Kapolda Sumbar yang baru, disambut melalui rangkaian welcome parade, menandai dimulainya estafet kepemimpinan setelah sebelumnya Polda Sumbar berada di bawah komando Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy Kamis, 8 Oktober 2026

BACA JUGA  Tangis Warga Iringi Evakuasi Korban Kebakaran Maut di Semarang Timur

Welcome parade bukan sekadar seremoni penyambutan. Di balik prosesi tersebut terdapat pesan mengenai kesinambungan tugas institusi. Pergantian pimpinan tidak boleh menghentikan pelayanan kepada masyarakat, pemeliharaan keamanan dan ketertiban, maupun proses penegakan hukum yang menjadi tanggung jawab Polda Sumbar.

Pergantian kepemimpinan tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Irjen Djati Wiyoto Abadhy meninggalkan jabatan Kapolda Sumbar untuk menjalankan penugasan berikutnya, sementara Irjen Jawari dipercaya menerima tongkat komando Polda Sumbar. Peralihan tersebut sekaligus membuka ruang bagi kepemimpinan baru untuk memperkuat berbagai program kepolisian di Sumatera Barat.

BACA JUGA  Syukuran Peringatan HUT ke-80 RI, Satgas Yonif 126/KC Bersama Warga Kombut

Bagi masyarakat, pergantian Kapolda bukan sekadar perubahan figur di pucuk pimpinan. Publik akan melihat bagaimana kepemimpinan Irjen Jawari menjawab berbagai persoalan nyata, mulai dari pemberantasan narkotika, kejahatan jalanan, aktivitas ilegal, gangguan kamtibmas, keselamatan lalu lintas hingga persoalan sosial yang membutuhkan kehadiran polisi secara cepat dan tepat.

Keterangan Kabid Humas Polda Sumbar yang perlu dikonfirmasi: “Pergantian kepemimpinan di lingkungan Polda Sumatera Barat merupakan bagian dari dinamika organisasi dan tidak mengurangi komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kehadiran Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol. Jawari, diharapkan dapat melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus memperkuat pelayanan, pemeliharaan kamtibmas dan penegakan hukum di wilayah Sumatera Barat.”

BACA JUGA  Kasus Febrie Adriansyah Belum Usai? BPI KPNPA RI Desak Jaksa Agung Mundur, Semua Aktor Diusut Tuntas

Irjen Jawari membawa pengalaman panjang dalam struktur Polri. Amanah baru sebagai Kapolda Sumbar menuntut kemampuan untuk memperkuat soliditas internal sekaligus membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat dan seluruh unsur yang berkepentingan dengan keamanan daerah.

Sementara itu, kepemimpinan Irjen Djati Wiyoto Abadhy menjadi bagian dari catatan perjalanan Polda Sumbar. Berbagai persoalan keamanan, penegakan hukum, pelayanan masyarakat dan penanganan situasi darurat menjadi bagian dari dinamika tugas selama dirinya memimpin. Kini tongkat komando telah beralih dan tantangan berikutnya berada di tangan Irjen Jawari.

BACA JUGA  Guru Polri Dibayar Murah? DPR Bongkar Dugaan Titipan di Akpol, Jenderal Polri Kena Semprot!

Sumatera Barat memiliki karakter wilayah yang beragam, mulai dari kawasan perkotaan Padang, daerah pesisir hingga wilayah pegunungan dan kawasan yang memiliki kerawanan bencana. Kondisi tersebut membutuhkan kepemimpinan kepolisian yang responsif, kemampuan deteksi dini yang kuat serta jajaran yang mampu bergerak cepat ketika masyarakat menghadapi persoalan keamanan.

Dalam konteks tersebut, POLRI BERSAMA MASYARAKAT bukan sekadar kalimat penutup. Maknanya adalah keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Polri hadir untuk melindungi, mengayomi, melayani dan menegakkan hukum, sementara masyarakat ikut berperan menjaga lingkungan, menyampaikan informasi serta membangun suasana yang aman dan kondusif. Polisi mendengar masyarakat, masyarakat percaya kepada polisi; polisi bertindak sesuai hukum, masyarakat ikut menghormati hukum.

BACA JUGA  BPI KPNPA RI: Transparansi Kunci Keberhasilan Reformasi Polri

Karena itu, welcome parade di Mapolda Sumbar, Kota Padang, menjadi simbol dimulainya perjalanan baru di bawah kepemimpinan Irjen Jawari. Masyarakat kini menunggu bukti nyata dari kepemimpinan tersebut—bukan hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi melalui kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan di tengah kehidupan warga. Estafet dari Irjen Djati Wiyoto Abadhy kepada Irjen Jawari membawa satu harapan utama: Polda Sumbar semakin profesional, semakin dekat dengan rakyat dan semakin kuat dalam menjaga keamanan(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img