Padang, toBagoes.com — Kejuaraan nasional menjadi salah satu agenda yang dipersiapkan untuk memberikan pengalaman bertanding lebih luas bagi atlet bola tangan Sumatera Barat setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumbar 2026.
Ketua Pelaksana Porprov XVI Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Sumbar, Seprinaldi, menyebut kompetisi tingkat nasional dapat menjadi kesempatan bagi atlet untuk menambah jam terbang sekaligus mengukur kemampuan setelah mengikuti persaingan di tingkat provinsi.
Hal tersebut mendapat dukungan dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padang, Erianto, saat menghadiri pembukaan pertandingan cabang olahraga bola tangan Porprov XVI Sumbar 2026 di Lapangan Futsal Rafhely, Kota Padang, Sabtu (3/10/2026).
Erianto mengatakan, keikutsertaan dalam kejuaraan nasional penting sebagai bagian dari proses pengembangan atlet. Dengan menghadapi lawan dari daerah lain, atlet diharapkan memperoleh pengalaman dan gambaran mengenai tingkat persaingan yang lebih tinggi.
Menurutnya, pembinaan atlet tidak berhenti pada pelaksanaan Porprov. Kompetisi lanjutan dibutuhkan agar atlet memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan meningkatkan pengalaman bertanding.
“Kami dari KONI Kota Padang tentu mendukung sepenuhnya kegiatan-kegiatan dan kejuaraan bola tangan yang dilaksanakan oleh ABTI Kota Padang. Dukungan ini merupakan bagian dari komitmen kita bersama dalam memajukan olahraga dan melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujar Erianto.
Pertandingan bola tangan pada Porprov XVI Sumbar 2026 sendiri berlangsung mulai 3 hingga 12 Oktober 2026. Pertandingan mempertandingkan nomor indoor dan outdoor dengan diikuti kontingen dari 10 kabupaten dan kota di Sumatera Barat.
Untuk nomor indoor, pertandingan dilaksanakan di Lapangan Futsal Rafhely, sedangkan nomor outdoor digelar di kawasan Pasir Jambak, Kota Padang.
Kejuaraan Porprov tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi sekaligus pembinaan atlet bola tangan di Sumatera Barat. Performa atlet selama pertandingan dapat menjadi salah satu bahan untuk melihat perkembangan kemampuan mereka sebelum menghadapi kompetisi berikutnya.
Erianto berharap para atlet dapat memanfaatkan setiap pertandingan untuk meningkatkan disiplin, kekompakan, mental bertanding, dan kemampuan teknis.
Dengan adanya agenda kompetisi setelah Porprov, pembinaan bola tangan di Sumatera Barat diharapkan dapat berlangsung secara berkelanjutan dan membuka lebih banyak kesempatan bagi atlet untuk berkembang menuju level kompetisi nasional.




