SIJUNJUNG, toBagoes.com — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sijunjung periode 2026–2029 resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, Senin (12/10/2026). Momentum ini menjadi dorongan bagi insan pers untuk memperkuat profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Pelantikan berlangsung di Balairung Lansek Manih, Kantor Bupati Sijunjung, Jalan M. Yamin, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, Wakil Bupati Iraddatillah, unsur Forkopimda, pejabat daerah, serta pengurus PWI kabupaten/kota se-Sumatera Barat.
Dalam kesempatan itu, Bupati Benny Dwifa menegaskan pentingnya keterbukaan pemerintah terhadap media. Ia menyatakan pers memiliki peran strategis sebagai penghubung kebijakan pemerintah dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat.
“Media adalah jembatan utama yang menghubungkan kebijakan pemerintah dengan aspirasi warga di lapangan. Kita tidak ingin lagi ada perangkat daerah yang alergi terhadap media,” ujar Benny.
Prosesi pelantikan diawali dengan pembacaan surat keputusan oleh Wakil Sekretaris PWI Sumbar, Efendi. Selanjutnya, Ketua PWI Sumbar Widya Navies membacakan naskah pelantikan dan menyerahkan pataka PWI kepada Ketua PWI Sijunjung terpilih, Husnal Petra.
Adapun susunan pengurus PWI Kabupaten Sijunjung periode 2026–2029 meliputi Rusli Jawaher dan Mashariyanto sebagai penasihat, Husnal Petra sebagai ketua, Eki Prima Endo sebagai Wakil Ketua Bidang Organisasi, serta Bagus Budiantoro sebagai Wakil Ketua Bidang Pendidikan.
Yulicef Anthony dipercaya sebagai sekretaris dan Martius sebagai bendahara.
Seksi Pembelaan Wartawan dan Advokasi dipercayakan kepada Ovi Budi Saputra, sedangkan Seksi Kerja Sama dan Kemitraan dijabat Burhafrizal.
Untuk Seksi Wartawan Olahraga (SIWO), Ogi Gunardi Iskandar menjabat ketua, Yudalius sebagai sekretaris, dan Reza Perkasa sebagai bendahara.
Bersamaan dengan pelantikan PWI, Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kabupaten Sijunjung juga dikukuhkan di bawah kepemimpinan Butet Vepra Karmita. Pelantikan dilakukan oleh Ketua IKWI Sumbar, Erlina.
Ketua PWI Sijunjung, Husnal Petra, menyampaikan bahwa wartawan memiliki posisi strategis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pers berperan sebagai kontrol sosial sekaligus mengawal proses pembangunan, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.
Menurut Husnal, pemberitaan yang berimbang, profesional, akurat, dan mencerdaskan masyarakat merupakan bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Ia juga menekankan bahwa setiap wartawan harus menjalankan tugas berdasarkan Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Di tengah perkembangan teknologi dan dinamika informasi, Husnal menilai pembenahan organisasi serta peningkatan kualitas kerja jurnalistik perlu dilakukan secara bertahap.
PWI Sijunjung, lanjutnya, berkomitmen mengambil peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah tanpa meninggalkan fungsi pers sebagai pengawas kebijakan publik.
Ia berharap pemerintah tetap terbuka terhadap kritik yang disampaikan secara profesional dan bertujuan membangun.
“Dengan adanya dukungan dari semua pihak, niscaya PWI Sijunjung akan dapat berkarya demi kemajuan daerah,” ujarnya.
Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, dalam arahannya mengingatkan para wartawan agar selalu mengutamakan fakta, akurasi, dan konfirmasi sebelum menerbitkan berita.
Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik dan peraturan yang berlaku merupakan hal mendasar untuk menjaga kredibilitas pers sekaligus menghindari persoalan hukum.
“Wartawan itu tidak bebas hukum. Dalam bertugas, patuhi Kode Etik Jurnalistik, jangan keluar dari regulasi yang telah ada,” tegas Widya.
Atas nama PWI Sumbar, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya pelantikan pengurus PWI Kabupaten Sijunjung periode 2026–2029.
Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk kembali memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan PWI Sijunjung dalam mendukung pembangunan.
Ia menjelaskan, sejumlah bentuk kerja sama dengan media sempat terkendala akibat persoalan anggaran dan pemangkasan dana dari pemerintah pusat. Meski demikian, pemerintah daerah berupaya agar kerja sama tersebut dapat diakomodasi kembali pada 2027.
“Beberapa tahun terakhir kita terkendala oleh masalah anggaran akibat adanya pemangkasan dana dari pemerintah pusat. Berbagai bentuk kerja sama pun terhenti. Di tahun mendatang diupayakan diakomodir lagi,” ujar Benny.
Benny juga mengajak wartawan untuk aktif menyampaikan informasi mengenai program dan capaian pembangunan daerah kepada masyarakat. Ia menilai kritik tetap diperlukan selama disampaikan secara bertanggung jawab, berdasarkan fakta, dan tidak mengarah pada fitnah atau upaya menjatuhkan nama baik seseorang.
Menurutnya, pemerintah membutuhkan media yang mampu menyampaikan informasi secara berimbang sekaligus menampung aspirasi masyarakat.
Ia pun berharap komunikasi antara pemerintah daerah dan insan pers tetap terjaga, termasuk dalam pemberitaan mengenai rencana investasi yang masih berada dalam tahap proses.
Dalam kesempatan tersebut, Benny turut menyampaikan sejumlah agenda pembangunan yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sijunjung.
Salah satunya adalah pengumuman hasil penilaian UNESCO Global Geopark Sijunjung yang, menurut keterangannya, diharapkan segera diketahui.
Selain itu, terdapat rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Benny juga menyampaikan bahwa perbaikan infrastruktur jalan akan segera ditangani oleh pihak terkait.
Berbagai agenda tersebut diharapkan dapat dikomunikasikan secara terbuka kepada masyarakat melalui pemberitaan yang akurat dan berimbang, sehingga publik dapat mengetahui perkembangan sekaligus mengawasi pelaksanaannya.
Acara pelantikan turut dihadiri Kajari Muhammad Ali, Sekretaris Daerah Jaheri, Ketua TP-PKK Nedia Fitri Benny Dwifa, unsur TNI-Polri, Ketua LKAAM, Bundo Kanduang, kepala badan dan dinas, direktur PDAM, camat se-Kabupaten Sijunjung, Ketua PGRI, Forum Wali Nagari (Forwana), serta undangan lainnya.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan pemberian ucapan selamat kepada pengurus PWI dan IKWI yang baru dilantik(RP)



