Jakarta, toBagoes.com – Dugaan adanya letusan senjata di Markas GRIB yang ramai diperbincangkan di media sosial memicu perhatian publik dan menuai berbagai reaksi dari masyarakat.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mendesak aparat kepolisian segera mengambil langkah cepat dan tegas untuk mengusut kebenaran informasi tersebut secara profesional serta transparan.
Rahmad Sukendar menegaskan, setiap dugaan penggunaan senjata api di lingkungan organisasi kemasyarakatan tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.
Menurutnya, isu tersebut berpotensi menimbulkan keresahan, rasa takut, dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap situasi keamanan apabila tidak segera ditangani secara terbuka oleh aparat penegak hukum.
“Kepolisian harus segera turun tangan melakukan penyelidikan secara menyeluruh. Jangan sampai muncul kesan ada pihak yang kebal hukum,” tegas Rahmad Sukendar, Jumat (22/5/2026).
Ia menilai, langkah cepat aparat sangat penting guna memastikan fakta yang sebenarnya terjadi di lapangan.
Terlebih, informasi mengenai dugaan letusan senjata tersebut telah menyebar luas melalui berbagai platform media sosial dan menjadi perbincangan publik.
Menurut Rahmad, aparat penegak hukum harus menunjukkan profesionalisme dan keberanian dalam menindak setiap dugaan pelanggaran hukum tanpa pandang bulu. Ia menekankan bahwa hukum harus berdiri di atas semua golongan dan organisasi.
“Kalau benar ada letusan senjata, maka harus diusut siapa pelakunya, apa motifnya, dan bagaimana senjata itu bisa digunakan. Negara tidak boleh kalah oleh intimidasi atau aksi-aksi yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Rahmad menyoroti pentingnya transparansi dalam proses penanganan kasus agar tidak menimbulkan spekulasi liar maupun asumsi negatif di tengah masyarakat.
Ia meminta aparat kepolisian menyampaikan perkembangan penyelidikan secara terbuka agar publik memperoleh informasi yang jelas dan akurat.
Ia juga menegaskan bahwa supremasi hukum harus ditegakkan terhadap siapa pun tanpa melihat latar belakang organisasi, kelompok, maupun kedekatan dengan kekuasaan.
Menurutnya, penegakan hukum yang adil dan objektif menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Selain mendorong aparat kepolisian bergerak cepat, Rahmad menyebut persoalan tersebut juga telah disampaikan kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia guna mendapatkan perhatian terkait aspek keamanan serta perlindungan hak-hak masyarakat sipil.
Rahmad berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi memperkeruh situasi.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum sambil tetap mengawal jalannya proses secara kritis dan objektif.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak GRIB maupun aparat kepolisian terkait dugaan letusan senjata tersebut.
Polisi juga belum memberikan penjelasan mengenai kronologi maupun hasil awal penyelidikan atas informasi yang beredar di media sosial.
Peristiwa ini pun terus menjadi sorotan publik dan memunculkan desakan agar aparat segera memberikan kepastian hukum demi menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat. (*)



