PBI Sumbar Perkuat Mutu Praktisi Bekam, Dinkes Siap Dukung Regulasi dan Pembinaan

toBagoes.com – Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan tradisional dengan menggelar Pelatihan Bekam Standar Operasional Prosedur (SOP) PBI selama dua hari, Sabtu-Minggu, 27-28 Juni, di BKOM-Pelkes Kota Padang.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis PBI Sumbar dalam meningkatkan kompetensi para praktisi bekam sekaligus memperkuat aspek legalitas praktik pengobatan tradisional.

Untuk itu, PBI menghadirkan perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Barat sebagai narasumber.

BACA JUGA  Skandal Dana Haji, Rahmad Sukendar Ini Pengkhianatan Terhadap Umat, KPK Jangan Ragu Tetapkan Tersangka!

Acara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, Saiful Jamal, SKM., M.Si, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat.

Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan tradisional dengan menggelar Pelatihan Bekam Standar Operasional Prosedur (SOP) PBI selama dua hari, Sabtu-Minggu, 27-28 Juni, di BKOM-Pelkes Kota Padang.
Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan tradisional dengan menggelar Pelatihan Bekam Standar Operasional Prosedur (SOP) PBI selama dua hari, Sabtu-Minggu, 27-28 Juni, di BKOM-Pelkes Kota Padang.

Dalam sambutannya, Saiful Jamal mengapresiasi terselenggaranya pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas para praktisi bekam sangat penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat yang aman, profesional, dan sesuai regulasi.

“Kami berharap pelatihan ini mampu menghasilkan praktisi bekam yang kompeten sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dinas Kesehatan juga siap memberikan dukungan kepada PBI Sumbar, terutama dalam penyusunan regulasi dan pembinaan terhadap para anggotanya,” ujarnya.

BACA JUGA  Ketum GP Ansor Addin Jauharudin Resmi Lantik Chaydirul Yahya sebagai Ketua PW Ansor Sumbar 2026

Ia juga meminta agar seluruh anggota PBI Sumatera Barat didata secara lengkap sebagai bagian dari upaya pembinaan organisasi dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tradisional di daerah.

Selain menghadirkan Dinas Kesehatan, pelatihan tersebut juga melibatkan DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat sebagai instansi yang berwenang menerbitkan Surat Terdaftar Penyehat Tradisional (STPT), yang menjadi salah satu syarat legal bagi praktisi bekam dalam menjalankan usaha maupun membuka klinik bekam.

Dalam sesi pemaparan materi, Hijrah Saputra, SE dari DPMPTSP Provinsi Sumatera Barat menjelaskan pentingnya legalitas bagi seluruh praktisi pengobatan tradisional.

BACA JUGA  BPI KPNPA RI Desak Kejati Sumbar Usut Dugaan Korupsi Sertifikasi Tanah Adat Kaum Maboet, Kejati Sumbar Diminta Ungkap Aktor Utama!

Ia menegaskan bahwa DPMPTSP siap memberikan pelayanan pengurusan STPT secara maksimal, mudah, dan tanpa dipungut biaya bagi para praktisi bekam di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

“Kami mengajak seluruh praktisi bekam di Sumatera Barat agar segera mengurus STPT. Legalitas ini sangat penting agar praktik yang dijalankan mendapatkan perlindungan hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” katanya.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan Hamdani, S.Si, Ketua Pengurus Daerah PBI Sumatera Barat, sebagai pemateri utama. Sementara untuk sesi praktik peserta perempuan didampingi oleh Yalinda Sofyan, A.PH, yang juga merupakan penguji bekam nasional.

BACA JUGA  BPI KPNPA RI Segera Road Show ke Bengkulu, Siap Berikan Penghargaan untuk Kapolda dan Kajati Bengkulu

Materi yang diberikan disusun secara komprehensif, mulai dari aqidah dalam pengobatan, sejarah bekam, teori dasar, teknik praktik sesuai SOP, pengelolaan limbah medis hasil bekam, hingga tata cara pengurusan perizinan praktik.

Seluruh materi disampaikan secara sistematis dan mudah dipahami sehingga peserta memperoleh pemahaman yang utuh, baik dari sisi keilmuan maupun aspek regulasi.

Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan tradisional dengan menggelar Pelatihan Bekam Standar Operasional Prosedur (SOP) PBI selama dua hari, Sabtu-Minggu, 27-28 Juni, di BKOM-Pelkes Kota Padang.
Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI) Provinsi Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan tradisional dengan menggelar Pelatihan Bekam Standar Operasional Prosedur (SOP) PBI selama dua hari, Sabtu-Minggu, 27-28 Juni, di BKOM-Pelkes Kota Padang.

Dalam penyampaiannya, Hamdani menegaskan bahwa bekam merupakan salah satu metode pengobatan sunnah yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

BACA JUGA  Kapolres Sijunjung Kunjungi Polsek Kamang Baru, Tekankan Kehadiran Polisi di Tengah Masyarakat

Namun demikian, menurutnya, praktik bekam harus tetap mengedepankan profesionalisme, keselamatan pasien, serta mematuhi regulasi yang berlaku.

“Bekam adalah pengobatan sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW. Ilmu bekam merupakan ilmu terapan. Setelah mengikuti pelatihan ini, jangan hanya menyimpan ilmunya, tetapi praktikkan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat agar ilmu tersebut menjadi berkah dan memberikan manfaat. Kami siap membimbing para peserta hingga mampu membuka klinik bekam yang profesional, berkualitas, dan memiliki izin resmi,” ungkap Hamdani.

Di akhir kegiatan, Hamdani menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan pelatihan, khususnya kepada Dani Armanto, Haji Kariman, serta seluruh tim yang telah bekerja keras demi kelancaran acara.

BACA JUGA  Prabowo Murka! Siapa Pengamat yang Disebut Tak Patriotik dan Bikin Rakyat Cemas?

Melalui pelatihan ini, PBI Sumatera Barat berharap semakin banyak praktisi bekam yang memiliki kompetensi sesuai standar, memahami aspek keselamatan pasien, serta mengantongi legalitas resmi sehingga pelayanan kesehatan tradisional di Sumatera Barat dapat berkembang secara profesional, aman, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Mengusung tema “Bekam Sunnah: Solusi Sehat yang Teruji, PBI: Berkah di Atas Regulasi,” kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen PBI Sumatera Barat dalam membangun pelayanan bekam yang berkualitas, berizin, dan berorientasi pada keselamatan masyarakat. (FR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img