Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melalui Direktorat Strategi Kamla menggelar Rapat Perencanaan Harmonisasi Strategi Keamanan Laut (Kamla) dalam rangka penyusunan Kebijakan Nasional Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum (Jaknas KKPH) bidang patroli.
Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melalui Direktorat Strategi Kamla menggelar Rapat Perencanaan Harmonisasi Strategi Keamanan Laut (Kamla) dalam rangka penyusunan Kebijakan Nasional Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum (Jaknas KKPH) bidang patroli.
Jakarta, toBagoes.com – Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI melalui Direktorat Strategi Kamla menggelar Rapat Perencanaan Harmonisasi Strategi Keamanan Laut (Kamla) dalam rangka penyusunan Kebijakan Nasional Keamanan, Keselamatan, dan Penegakan Hukum (Jaknas KKPH) bidang patroli.

Rapat yang dipimpin Direktur Strategi Kamla Bakamla RI Laksma Badan Keamanan Laut Dafit Santoso, dan diwakili Kolonel Bakamla Vita Melia, S.T., M.T., berlangsung di Ruang Rapat Bakamla RI, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (10/9/2025).

Agenda utama rapat adalah menyelaraskan strategi dan rencana aksi patroli laut di wilayah perairan serta yurisdiksi Indonesia.

BACA JUGA  Aipda Robig Divonis 15 Tahun Penjara atas Penembakan Siswa SMKN 4 Semarang

Pembahasan meliputi peningkatan kualitas rencana patroli nasional, pelaksanaan patroli bersama lintas instansi maupun negara, serta penguatan interoperabilitas sarana dan prasarana patroli.

sar 1

Kolonel Vita Melia menegaskan pentingnya regulasi dan mekanisme logistik terpadu guna menunjang efektivitas patroli laut.

“Indonesia sebagai negara kepulauan dengan jalur pelayaran internasional membutuhkan pengawasan yang terkoordinasi. Sinergi antarinstansi akan menjadi kunci keberhasilan menjaga kedaulatan, keselamatan, dan stabilitas maritim nasional,” ujarnya.

BACA JUGA  Tegas! Presiden Prabowo Cabut IUP Tambang di Raja Ampat

Hasil rapat ini akan menjadi draft awal Rancangan Strategi Jaknas KKPH bidang patroli yang kelak menjadi acuan penyelenggaraan patroli nasional.

Melalui harmonisasi strategi, patroli di perairan Indonesia diharapkan lebih efektif, efisien, sekaligus mampu menghadapi tantangan keamanan maritim, mulai dari illegal fishing, penyelundupan, hingga ancaman lintas negara lainnya.

Kegiatan dihadiri perwakilan TNI AL, Polri, serta kementerian/lembaga terkait seperti KKP, Kemenhub, Kemenkeu, dan Basarnas.

BACA JUGA  Cabuli Anak 15 Tahun, Anggota DPRD Depok Dihukum 10 Tahun! Di Mana Hati Nurani?

Autentikasi: Pranata Humas Ahli Muda Mayor Badan Keamanan Laut Yuhanes Antara, S.Pd.
Foto: Humas Bakamla RI
Editor: Dedi Prima Maha Rajo Dirajo.