Eks Kepala BGN Berrompi Oranye, Rahmad Sukendar: Bongkar Semua Penikmat Uang Haram!

Jakarta, tobagoes.com – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, memberikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Agung RI atas langkah tegas dalam mengusut dugaan korupsi eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, tindakan hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung menunjukkan keseriusan negara dalam memberantas korupsi tanpa pandang bulu.
BACA JUGA  Rahmad Sukendar Dukung Penjara Koruptor di Pulau, Usulkan “Wisata Koruptor” di Monas

“Kejaksaan sudah menangkap eks Kepala BGN. Baru keluar dari pemeriksaan menggunakan rompi tahanan berwarna oranye. Ini menunjukkan bahwa Kejaksaan Agung bekerja serius dan tidak main-main dalam mengusut dugaan korupsi di BGN,” tegas Rahmad Sukendar, Rabu (3/6/2026).

Menurut Rahmad, kasus yang menyeret pejabat tinggi negara tersebut harus menjadi pintu masuk untuk mengungkap dugaan penyimpangan yang lebih luas di lingkungan BGN.

BACA JUGA  2.Krisis Lapangan Kerja, Gen Z Pilih Mandiri - Ini Respons Cepat dan Tegas Menaker

Karena itu, BPI KPNPA RI meminta dilakukan audit internal secara menyeluruh terhadap seluruh program, penggunaan anggaran, pengadaan barang dan jasa, serta kebijakan strategis yang pernah dijalankan BGN.

“Kami meminta dilakukan audit internal secara menyeluruh karena banyak indikasi yang harus ditelusuri. Jangan sampai ada praktik korupsi yang luput dari pengawasan. Semua harus dibuka secara transparan kepada publik,” ujarnya.

Rahmad mengungkapkan bahwa BPI KPNPA RI sebelumnya telah melaporkan dugaan penyimpangan dan indikasi korupsi di lingkungan BGN kepada Kejaksaan Agung maupun KPK.

BACA JUGA  Dugaan Korupsi Rp8,3 Triliun di PT Pupuk Indonesia, Ketum BPI KPNPA RI Desak Kejagung Usut tuntas

“BPI KPNPA RI sudah lebih dulu melaporkan adanya dugaan korupsi di BGN. Karena itu kami mendukung penuh langkah Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas perkara ini hingga terang benderang. Jangan berhenti pada satu atau dua orang saja, bongkar seluruh pihak yang terlibat, termasuk aktor intelektual dan pihak yang menikmati hasil korupsi tersebut,” katanya.

Rahmad juga mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang dinilai cepat melakukan evaluasi dan pencopotan pejabat di lingkungan BGN setelah mencuatnya dugaan kasus tersebut.

BACA JUGA  MKD Putuskan Eko Patrio Salah, PAN Siapkan Langkah

“Kami memberikan apresiasi kepada Presiden Prabowo yang bergerak cepat mengambil langkah tegas. Ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga program-program strategis negara agar tidak dirusak oleh oknum yang menyalahgunakan jabatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rahmad menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan rakyat dan pembangunan nasional.

“Korupsi adalah musuh bangsa. Pejabat yang mengkhianati amanah rakyat dengan merampok uang negara telah merusak kepercayaan publik, menghambat pembangunan, dan menyengsarakan masyarakat. Karena itu saya meminta Kejaksaan Agung mengusut kasus ini sampai ke akar-akarnya tanpa kompromi,” tegasnya.

BACA JUGA  Lambang Negara Dilecehkan di London, Rahmad Sukendar: Tak Bisa Didiamkan!

Ia menambahkan, BPI KPNPA RI akan terus berkomitmen membantu aparat penegak hukum dalam mengungkap berbagai kasus korupsi besar di Indonesia.

“BPI KPNPA RI berkomitmen melaporkan berbagai dugaan kasus korupsi besar kepada Kejaksaan Agung dan aparat penegak hukum lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam pemberantasan korupsi. Negara tidak boleh kalah melawan koruptor,” pungkas Rahmad Sukendar.(*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img