Tabligh Akbar LUAS di Sawahlunto, Benni Warlis Serukan Ranah dan Rantau Bersatu Bangkitkan Agam

toBagoes.com – Masjid Agung Nurul Islam Kota Sawahlunto dipenuhi jamaah dalam suasana religius dan penuh keakraban saat Persatuan Perantau Luhak Agam Domisili Kota Sawahlunto (LUAS) Sakato menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan yang terbuka untuk masyarakat umum tersebut menjadi bagian dari program kerja kepengurusan LUAS periode 2025–2029 di bawah kepemimpinan Hamdani. Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat silaturahmi serta hubungan ranah dan rantau.

Tabligh Akbar dihadiri jamaah Masjid Agung Nurul Islam, jamaah Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kota Sawahlunto, majelis yasinan, majelis bank infak, serta Ikatan Keluarga Agam Bukittinggi (IKAB) Kabupaten Sijunjung.

BACA JUGA  Tragedi Ciomas: Majelis Ambruk, 3 Tewas dan 54 Luka-Luka di Tengah Peringatan Maulid

Bupati Agam H. Benni Warlis, M.M., Dt. Tan Batuah, yang juga dikenal sebagai mubalig, hadir sebagai penceramah utama dalam kegiatan tersebut.

LUAS Perkuat Silaturahmi dan Kehidupan Keagamaan

Ketua LUAS Hamdani mengatakan, organisasi perantau tidak hanya berfungsi sebagai wadah mempererat hubungan kekeluargaan dan melaksanakan kegiatan sosial, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memperkuat kehidupan keagamaan para anggotanya.

Menurutnya, kegiatan keagamaan merupakan salah satu program yang telah dirancang sejak awal kepengurusan LUAS periode 2025–2029.

“Ini salah satu program LUAS. Bukan hanya bersilaturahmi dan melakukan kegiatan sosial, namun iman dan takwa juga harus kita perhatikan sebagai bekal bagi kita menuju alam akhirat,” ujar Hamdani.

Ia menjelaskan, rencana menghadirkan Bupati Agam untuk mengisi Tabligh Akbar telah dibahas sejak awal kepengurusan. Rencana tersebut mendapat sambutan positif dari Benni Warlis yang bersedia hadir dan memberikan tausiah kepada masyarakat perantauan Luhak Agam di Sawahlunto.

BACA JUGA  Wanita Terjun dari Jembatan Aur Duri I Jambi, Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai Batanghari

“Alhamdulillah, gayung bersambut. Bupati Agam yang juga merupakan seorang mubalig menyanggupi permintaan pengurus untuk mengisi kegiatan keagamaan di LUAS,” katanya.

Pemko Sawahlunto Apresiasi Kegiatan LUAS

Mewakili Wali Kota Sawahlunto, Kepala BPKAD Kota Sawahlunto Dedi Ardona, M.Si., menyampaikan permohonan maaf karena Wali Kota berhalangan hadir lantaran sedang menjalankan tugas di luar provinsi.

Dedi menyambut baik kehadiran Bupati Agam di Kota Sawahlunto sekaligus mengapresiasi LUAS yang telah menghadirkan kegiatan keagamaan yang terbuka bagi masyarakat.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses. Mudah-mudahan ini bukan kegiatan yang terakhir, tetapi akan ada lagi kegiatan-kegiatan bermanfaat ke depannya untuk masyarakat Kota Sawahlunto, khususnya warga LUAS,” ujarnya.

Benni Warlis Dorong Sinergi Ranah dan Rantau

Sebelum menyampaikan tausiah Maulid Nabi, Benni Warlis turut menyampaikan kondisi Kabupaten Agam pascabencana alam yang berdampak terhadap proses pembangunan daerah.

BACA JUGA  Gasak Motor Pagi Hari, Pelaku Curanmor di Sawahlunto Diringkus Sat Reskrim Kurang dari 24 Jam

Ia mengatakan, kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi bersama. Menurutnya, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat di ranah, serta masyarakat perantauan untuk mempercepat pemulihan dan pembangunan Kabupaten Agam.

“Kita tertinggal beberapa tahun dari kabupaten lain akibat musibah bencana alam beberapa waktu lalu. Karena itu, dibutuhkan sinergi dan kerja sama semua pihak, termasuk ranah dan rantau, untuk mengejar ketertinggalan ini,” ungkap Benni.

Dalam kesempatan itu, Benni juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Sawahlunto dan LUAS yang sebelumnya ikut memberikan bantuan kepada masyarakat Kabupaten Agam saat menghadapi musibah.

“Terima kasih banyak kepada Pemko Sawahlunto dan LUAS Sawahlunto yang sudah terjun langsung membantu warga kami di Agam. Semoga Allah membalasnya dengan pahala yang berlipat ganda,” tuturnya.

Maulid Nabi Jadi Momentum Teladani Rasulullah

Dalam tausiah Maulid Nabi, Benni mengajak jamaah menjadikan kehidupan Rasulullah Muhammad SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA  Bendera GAM Berkibar di Lhokseumawe, Guru Besar Trisakti Ingatkan Bahaya Konflik Lama

Ia menyampaikan bahwa Rasulullah SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam dan menjadi teladan bagi umat manusia, termasuk dalam membangun akhlak dan kehidupan bermasyarakat.

Karena itu, menurut Benni, peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah harus diwujudkan melalui sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan jadikan peringatan Maulid Nabi hanya sekadar seremonial. Mari kita meniru dan berpedoman kepada akhlak serta kehidupan Rasulullah SAW,” pesannya.

Jamaah Antusias Sampaikan Persoalan Kampung

Antusiasme jamaah semakin terlihat ketika panitia membuka sesi dialog dan tanya jawab. Pertanyaan yang disampaikan jamaah tidak hanya berkaitan dengan materi tausiah, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan kampung halaman serta isu pembangunan yang menjadi perhatian masyarakat.

Salah satu persoalan yang turut dibahas adalah pembangunan jalan tol dan flyover Padang Luar.

BACA JUGA  Ahmad Sahroni: Seruan Bubarkan DPR Itu "Orang Tolol Sedunia"

Berbagai pertanyaan tersebut dijawab Benni Warlis secara terbuka. Dialog itu sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat perantauan untuk menyampaikan aspirasi serta berdiskusi mengenai persoalan yang berkaitan dengan kampung halaman.

Sesi tersebut memperlihatkan bahwa hubungan ranah dan rantau tidak hanya dibangun melalui ikatan kekeluargaan, tetapi juga melalui komunikasi dan kepedulian terhadap perkembangan daerah asal.

Ditutup Zikir dan Doa Bersama

Rangkaian Tabligh Akbar kemudian ditutup dengan zikir dan doa bersama yang dipimpin Buya NaRa, mubalig yang juga merupakan warga LUAS.

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban hingga acara berakhir. Jalannya kegiatan dipandu dua pembawa acara, Eva dan Salman Dt. Bagindo.

Sebelum meninggalkan lokasi, jamaah bersama para tamu undangan mengikuti sesi foto bersama.

BACA JUGA  Kejagung Siaga! WNA Direksi BUMN Bisa Terancam Bui Jika Korupsi!

Bagi LUAS, Tabligh Akbar tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ukhuwah dan kehidupan keagamaan masyarakat perantauan Luhak Agam di Kota Sawahlunto.

Kegiatan itu juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan ranah dan rantau sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kampung halaman.

“Rasanya ingin kegiatan seperti ini kembali digelar,” ungkap salah seorang jamaah.

Melalui kegiatan tersebut, LUAS menunjukkan peran organisasi perantau tidak hanya sebagai wadah silaturahmi dan kegiatan sosial, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat nilai keagamaan, persaudaraan, serta kepedulian terhadap pembangunan daerah. (Ferinof)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img