Tak Cukup Serapan Anggaran! Bupati Sijunjung Tantang OPD Buktikan Hasil Nyata!

Sijunjung, tobagoes.sumbar – Pemerintah Kabupaten Sijunjung mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang digelar di Balairung Lansek Manih, Rabu (1/4/2026).
Forum strategis ini dibuka langsung oleh Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, sebagai wadah menyatukan gagasan dan aspirasi masyarakat dalam menentukan prioritas pembangunan yang partisipatif, transparan, dan tepat sasaran.

Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat Maifrizon, anggota DPRD Daswanto, Wakil Ketua DPRD Sijunjung, unsur Forkopimda, hingga tokoh adat, tokoh agama, dan bundo kanduang.

Dalam arahannya, Bupati Benny menegaskan bahwa Musrenbang RKPD 2027 menjadi momentum krusial untuk menentukan arah pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.

“Musrenbang ini adalah ruang bersama untuk menyatukan gagasan, harapan, dan komitmen dalam mewujudkan Sijunjung yang inovatif, berdaya saing, dan mandiri,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa tahun 2027 merupakan fase akselerasi dalam pelaksanaan RPJMD 2025–2029. Pemerintah daerah tidak lagi berada pada tahap perencanaan awal, melainkan masuk ke tahap pembuktian hasil pembangunan.

“Ini tahun kerja keras, tahun percepatan, dan tahun pembuktian. Program harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan sekadar serapan anggaran,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan adanya tantangan global seperti perlambatan ekonomi, ketegangan geopolitik, hingga fluktuasi harga komoditas yang berdampak pada fiskal daerah.

“Kita tidak bisa hanya mengandalkan APBD. Kolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci,” tambahnya.

Untuk tahun 2027, arah pembangunan difokuskan pada akselerasi transformasi ekonomi, sosial, dan tata kelola pemerintahan berbasis inovasi dan kolaborasi. Nagari juga diposisikan sebagai pusat kekuatan pembangunan agar program benar-benar menyentuh masyarakat.

Sementara itu, Maifrizon menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan daerah dalam mendukung keberhasilan pembangunan.

BACA JUGA  Mobil Mewah Bupati Sijunjung Rp1,3 Miliar Tuai Sorotan: Langgar TKDN dan Diduga Tak Sesuai APBD?

“Perencanaan yang matang, sinergi lintas sektor, serta inovasi menjadi kunci. Kami siap mendukung usulan dari Pemkab Sijunjung,” ujarnya.

Sebelumnya, Sekretaris Bappeda Sijunjung, Julharya, melaporkan bahwa Musrenbang RKPD 2027 merupakan tahapan penting dalam penyusunan dokumen perencanaan daerah.

Sebanyak 2.616 usulan kegiatan dari nagari/desa telah diinput dalam sistem SIPD. Setelah melalui Musrenbang tingkat kecamatan, ditetapkan ratusan usulan prioritas di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, pembangunan manusia, ekonomi, sumber daya alam, hingga infrastruktur.

“Seluruh usulan akan diselaraskan dengan prioritas pembangunan 2027 dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah,” jelasnya.

Melalui forum ini, diharapkan lahir RKPD 2027 yang fokus, realistis, dan visioner sebagai pedoman pembangunan Kabupaten Sijunjung ke depan.(RP)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img